(Ponpes Al-Imdad – Bantul) – Tidak tanggung-tanggung, Perpustakaan MA Unggulan Al-Imdad menghadirkan para Latief Noor Rohmans dan Tedi Kusyairi yang menjadi dewan juri FLS3N (Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional). Hal ini menandai langkah awal dalam membekali seluruh siswa yang bergabung di ekstrakulikuler Jurnalistik dan Penulisan Kreatif ( Sastra) pada Kamis (5/7) di Joglo KSY, Wijirejo, Pandak, Bantul, DI Yogyakarta. Dua bidang esktrakulikuler ini merupakan bagian dari PPS (Peningkatan Potensi Santri) di MA Unggulan Al-Imdad, Pondok Pesantren Al-Imdad. Kegiatan ini bertujuan mengasah keterampilan menulis para murid dan mempersiapkan murid dalam mengikuti perlombaan menulis pada masa mendatang.
K.H. Ahmad Murod, S.Ag. Kepala MA Unggulan Al-Imdad menyampaikan harapannya dalam sambutan pembukaan acara workshop di Joglo KSY, “Memang, tidak semua orang mempunyai keinginan untuk mengembangkan karya sastra, tapi ada orang-orang khusus yang diberi kelebihan dalam mengembangkan karya sastra. Karya sastra tidak hanya dilaksankan dengan akal pikiran saja tetapi juga dengan perasaan. Perasaan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan karya sastra. Untuk itulah, penting bagi kegiatan bersastra dan berjurnalistik untuk menjadi ekstrakulikuler yang setiap minggu, para santriwan-santriwati mengikutinya. Hari ini akan diberikan pencerahan dari nara sumber yang sudah top di bidang sastra dan jurnalistik. Sehingga nanti, bakat dan minat anak-anak bis a menjadi skill atau ketearmpilan untuk menjadi jurnalis dan penulis yang handal di masa depan,”tutur K.H. Ahmad Murod yang selalu mendukung kegiatan kepenulisan sastra, ilmiah, dan jurnalistik murid di lingkungan pondok pesantren yang diasuhnya.
Acara ini dipandu oleh Master of Ceremony (MC) Amin Khotimah, S.Sos.I. Gr. dan moderator workshop Mar’atul Uliyah, S.S., Gr. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sekaligus Pembina esktrakulikuler Jurnalistik. Hadir juga Kepala Perpustakaan MA Unggulan Al-Imdad, Nur Lathifah Kusuma Astuti, SPd. Gr., Siti Zaenab, Pembina ekstrakulikuler penulisan sastra dan segenap bapak-ibu guru panitia workshop.
Latief Noor Rochmans, Redaktur Surat Kabar Harian Kedaulatan Rakyat mengapresiasi karya murid MA Unggulan Al-Imdad yang mengikuti lomba FLS3N pada cabang Jurnalistik tahun ini, “Karya siswa MA Unggulan Al-Imdad memiliki diksi yang sangat kuat, penyampaian juga bagus, bahkan, bahasa yang digunakan adalah bahasa yang indah, ‘santai’ atau sastrawi. Bahasa yang ‘santai’ ini bahkan tidak ditemukan di SMA yang lain, hanya ada di MA Unggulan Al-Imdad dan itu nilai plus,” puji Latief yang juga menyayangkan adanya sedikit kesalahan pada tata bahasanya, “salah satu karya memang kurang digali. Hal ini bisa dimaklumi karena persiapannya terlalu singkat. Ke depan, kalian bisa mempersiapkan lomba di tahun mendatang sejak sekarang!” sarannya. [MU]